Pada postingan ini kita akan membahas betapa mudah dan murahnya kita
untuk mengatur budget yang akan kita keluarkan untuk membuat rumah kita
semakin indah dilihat dan nyaman dihuni,
Rumah adalah tempat terakhir kita didalam perjalanan selama kurang lebih
10 jam kita diluar untuk bekerja, bahkan lebih bisa sampai 12 jam.
Rumah merupakan tempat dimana kita berfikir tetang kehidupan dan tentang
perjalanan kita diakherat nanti, perlu untuk kita membuat tempat
tinggal kita menjadi tempat ternyaman yang ada dikehidupan kita dan
tidak ada yang lain.
Perlu kiranya untuk kita membuat tampilan atau suasana tempat tinggal
kita menjadi aman dan bersih, dilihat dari apanya jika kita ingin
memulai membenah rumah kita menjadi nyaman dan bersih..
Yang terpenting membuat rumah kita menjadi nyaman dan bersih adalah cara
kita memilih warna yang yang kita sukai atau warna yang cerah untuk
rumah yang akan kita huni, biasanya putih lebih cocok atau sesuai selera
masing masing menurut kesukaan.
Tidak perlu biaya mahal untuk kita membuat tampilan rumah kita menjadi sesuai yang kita inginkan.
Kita sesuaikan terlebih dahulu budget yang kita miliki untuk mengganti
warna cat untuk rumah kita, untuk upahnya tidak akan mengabiskan biaya
yang besar untuk satu rumahnya.
Berikut ini saya akan contohkan mendapatkan budget yang murah untuk rumah kita :
1. Rumah Subsidi, Biasanya untuk pengecatan keseluruhan 1 unit rumah
subsidi kita hanya mengeluarkan uang sekitar 1,5 jt (satu juta lima
ratus ribu rupiah) itu sudah termasuk upah pekerjaannya, pengecatan
tersebut sudah meliputi tembok dan kusen untuk satu unit rumah subsidi
type 36/72, kenapa demikian murahnya.. ? karena material-material yang
digunakan pun akan menggunakan material dengan kuwalitas di bawah
standart, pengecatan tidak terlalu jelek hanya saja tidak bisa bertahan
sampai 3 tahun kedepan dan kuwalitas cat tembok akan menempel di
punggung jika kita bersandar ditembok.
Rincian untuk Upahnya sendiri hanya : Rp.500.000,-/unit rumah standart
subsidi type 36/72 karena pengerjaan pun hanya membutuhkan 2 hari kerja
saja jika dikerjakan oleh 2 orang dikarenakan biasanya cuma 2 lapis juga
sudah maxsimal hasilnya.
Rincian untuk materialnya sendiri : 4 pile cat yang seharga 125.000/pile
(Catnya merek nama orang, mau nyantumin mereknya takut hahaha) 4
kaleng cat kayu seharga 40.000/kaleng (Cat Optima, Cat Yoko) jika ada
cat yang lebih murah akan lebih sedikit biaya yang akan kita keluarkan.
Rincian untuk alat pengectan kita hanya membutuhkan 1 Koas roll seharga
Rp.17.000,- 1 Refill koas roll, 1 kaleng tiner seharga Rp.14.000, 2 koas
4" seharga Rp.6.000,-, 2 koas 2,5" seharga Rp.5.000,-.
2. Rumah Semi Komersil, Biasanya untuk pengecatan keseluruhan 1 unit
rumah
semi komersil kita hanya mengeluarkan uang sekitar 2,5 jt (dua juta
lima
ratus ribu rupiah) itu sudah termasuk upah pekerjaannya, pengecatan
tersebut sudah meliputi tembok dan kusen untuk satu unit rumah semi
komersil
type 36/72, kenapa demikian murahnya.. ? karena material-material yang
digunakan pun akan menggunakan material dengan kuwalitas
standart, kuwalitas untuk rumah semi komersil lebih baik dari rumah
subsidi, material - material yang digunakanpun memiliki standart
kuwalitas yang bisa bertahan sekitar 5-8 tahun tergantung cara
pengecatan dan pemakaian material disaat pekerjaannya,
Upah untuk pekerjaan 1 unit rumah semi komersil type 36/72 hanya
Rp,700.000,- ribu rupiah kita tidak perlu lagi cape-cape menyiapkan
makanan atau minuman untuk pekerja, karena ini updarah borongan untuk
satu unit, mungkin kalau sekedar cemilan atau minuman seikhlasnya saja.
Material yang biasa digunakan rumah semi komersil hanya terdapat
perbedaan di material cat tamboknya saja, biasanya rumah semi komersil
menggunakan cat yang seharga dibawah 300-400 contoh saja (Q-Luc) dan
untuk material lainnya atau material pelengkap lainnya disamakan seperti
material subsidi, dikarenakan alat yang digunakan untuk pengecatan
hanya itu-itu saja.
3. Rumah Komersil atau rumah yang identik dengan rumah mahal, material"
yang digunakan pun terserah yang mau menggunakannya saja, Cat yang biasa
digunakan rumah komersil itu menggunakan cat Catylact yang harganya di
atas Rp.500.000,- atau jenis cat lainnya yang sekelasnya. kita boleh
menggunakan material-material yang mahal untuk pekerjaan rumah komersil
ini tapi tidak untuk upah pekerjanya, semakin tinggi harga upah borongan
semakin terjamin kuwalitas yang akan kita dapatkan untuk satu rumah
tersebut, dengan rumah type 36/72 kita sebetulnya hanya perlu
mengeluarkan biaya Rp.900.000,-. satu unit rumah dikerjakan oleh 3 orang
hanya butuh waktu 3 hari, tidak ada alasan kata rugi dari pekerja,
dikarenakan mereka mendapatkan upah perhari Rp.100.000,-.
4. Pengecatan untuk Gedung bertingkat atau gudang jauh lebih murah untuk
upah pekerjaannya, kalau materialnya sesuka hati aja ya hehe, pengectan
ruangan yang luas biasanya menggunakan jasa borongan dengan menghitung
prestasi pekerjaannya menggunakan M2 sesuai yang telah dikerjakannya,
untuk lantai dasar pengalaman yang pernah saya dapat paling rendah
diharga Rp.2.500,-/m2 itu hanya pengecatannya saja tidak ngompon/yang
lainnya, biasanya jika ada tambahan itu dimasukan diadendum/penambahan.
Untuk dilantai 1 biasanya kita naikan 100% dari harga lantai bawah
dikarenakan pemborong akan menghitung biaya untuk pekerjaan pembuatan
steger agar pekerjaan lebih mudah.
Mungkin baru itu saja yang bisa tulis mengenai upah pekerjaan
pengecatan, harga tersebut diambil menurut pengalaman saya yang sampai
saat ini 26 maret 2017 bekerja sebagai purchasing properti untuk
perusahaan property terbesar yang ada dicirebon. salam sukses
Hormat saya
Achmad Kholik
082324540062
Kontraktor bangunan, Penyedia bahan bangunan, Tukang bangunan, Jasa Konstruksi Bangunan & Borongan, Bangunan di Cirebon,Tukang borong bangunan, harga borongan terbaru, harga upah borongan